Friday, 24 July 2015

UANG

1.        Pengertian Uang
Pengertian uang menurut pendapat para ahli adalah sebagai berikut :
a.       D.H. Roertson, uang adalah alat pembayaran yang sah untuk mendapatkan barang-barang.
b.      R.S. Sayers dalam bukunya “Modern Banking”, uang adalah segala sesuatu yang umum diterima sebagai pembayaran utang.
c.       Rollin G Thomas dalam “Our Modern Banking and Monetary System”. Uang adalah segala sesuatu yang siap dari pada umumnya diterima secara umum dalam pembayaran untuk pembelian barang-barang, jasa-jasa, dan untuk membayar utang.
d.      A.C. Pigou dalam bukunya “The Viel of Money”. Uang adalah segala sesuatu yang umum digunakan sebagai alat tukar, Uang adalah kekayaan yang mana si empunya dapat melunaskan utangnya dalam jumlah tertentu pada waktu itu  juga.
e.       A.G. Hart  dalam bukunya “Money Debt Economi Activity”. Uang adalah kekayaan dimana siempunya dapat melunaskan utangnya dalam jumlah tertentu.
f.       Ensiklopedia Indonesia (1984). Uang adalah sesuatu yang biasanya digunakan dan diterima secara umum sebagai alat penukar atau standar pengukur nilai, standar daya beli,standar utang, dan garansi menanggung utang.

2.        Fungsi Uang
Fungsi dibedakan menjadi  dua yaitu sebagai berikut :
a.         Fungsi Asli
1)        Sebagai alat penukar
Uang berfungsi untuk memudahkan terjadinya jual-beli barang. Dengan adanya uang maka orang tidak perlu bersusah-susah untuk mencari orang yang tepat yang membutuhkan barang kita dan kita membutuhkan barang mereka.
2)        Sebagai satuan hitung  (pengukur nilai)
Uang berfungsi untuk menunjukkan nilai barang yang dijual atau dibeli, ataupun untuk membandingkan harga. Dengan demikian, orang tidak perlu repot untuk membandingkan berapa nilai seekor kambing dengan berapa kilo beras.
b.      Fungsi Turunan Uang
1)        Sebagai alat pembayaran
Uang mempunyai arti yaitu sebagai alat pembayaran yang sah dan berlaku secara umum.
2)        Sebagai penunjuk harga
Uang mempunyai arti bahwa untuk menyatakan harga barang dapat dinyatakan dengan jumlah satuan uang.
3)        Sebagai standar pembayaran utng yang ditangguhkan.
Uang dapat digunakan sebagai standar pembayaran masa yang akan datang (angsuran). Dengan demikian, kita bisa menghitung berapa jumlah utang kita uang masih ada.
4)        Sebagai alat penyimpanan kekayaan.
Dengan adanya uang, kita dapat menabung dengan aman tanpa asa pengubahan yang sewaktu-waktu dapat kita gunakan kembali. Jika harga barang atau nilai uang stabil, maka kita dihitungkan bila kita menyimpan dalam bentuk uang.

3.        Permintaan Uang
Pengertian permintaan uang dalam pembahasan ini adalah kebutuhan masyarakat akan uang yang ditujukkan oleh masyarakat atau seseorang untuk memegang uang.
Menurut J.M.Keynes, dalam teorinya “Liqudity Preference” motif masyarakat memegang uang ada tiga, yaitu sebagai berikut :
a.         Motif Transaksi (Transaction Motive)
Permintaan uang transaksi dipengaruhi oleh tinggi rendahnya pendapatan nasional.
Kebutuhan uang untuk transaksi dipengaruhi oleh tinggi rendahnya pendapatan seseorang. Jika pendapatan seseorang naik, maka kebutuhan akan uang untuk transaksi ikut meningkat.
b.         Motif Berjaga-jaga (Precoutionary Motive)
Motif ini dipengaruhi oleh tinggi rendahnya tingkat pendapatan nasional. Hal ini berarti makin tinggi tingkat pendapatan nasional, maka orang tersebut sadar akan masa depan yang belum pasti. Dengan demikian, kebutuhan orang tersebut akan uang untuk berjaga-jaga juga makin tinggi. Secara keseluruhan atau agregat, jika tingkat pendapatan nasional makin tinggi, maka makin tinggi pula kebutuhan masyarakat akan uang untuk berjaga-jaga.


Sumber : Hayati SMA Ekonomi Smt.2-X1.        Pengertian Uang

No comments:

Post a Comment