1.
Pengertian
Uang
Pengertian uang menurut
pendapat para ahli adalah sebagai berikut :
a.
D.H. Roertson, uang adalah alat
pembayaran yang sah untuk mendapatkan barang-barang.
b.
R.S. Sayers dalam bukunya “Modern
Banking”, uang adalah segala sesuatu yang umum diterima sebagai pembayaran
utang.
c.
Rollin G Thomas dalam “Our Modern
Banking and Monetary System”. Uang adalah segala sesuatu yang siap dari pada
umumnya diterima secara umum dalam pembayaran untuk pembelian barang-barang,
jasa-jasa, dan untuk membayar utang.
d.
A.C. Pigou dalam bukunya “The Viel of
Money”. Uang adalah segala sesuatu yang umum digunakan sebagai alat tukar, Uang
adalah kekayaan yang mana si empunya dapat melunaskan utangnya dalam jumlah
tertentu pada waktu itu juga.
e.
A.G. Hart dalam bukunya “Money Debt Economi Activity”.
Uang adalah kekayaan dimana siempunya dapat melunaskan utangnya dalam jumlah
tertentu.
f.
Ensiklopedia Indonesia (1984). Uang
adalah sesuatu yang biasanya digunakan dan diterima secara umum sebagai alat
penukar atau standar pengukur nilai, standar daya beli,standar utang, dan
garansi menanggung utang.
2.
Fungsi
Uang
Fungsi dibedakan menjadi dua yaitu sebagai berikut :
a.
Fungsi Asli
1)
Sebagai alat penukar
Uang berfungsi untuk memudahkan
terjadinya jual-beli barang. Dengan adanya uang maka orang tidak perlu
bersusah-susah untuk mencari orang yang tepat yang membutuhkan barang kita dan
kita membutuhkan barang mereka.
2)
Sebagai satuan hitung (pengukur nilai)
Uang berfungsi untuk menunjukkan nilai
barang yang dijual atau dibeli, ataupun untuk membandingkan harga. Dengan
demikian, orang tidak perlu repot untuk membandingkan berapa nilai seekor
kambing dengan berapa kilo beras.
b. Fungsi
Turunan Uang
1)
Sebagai alat pembayaran
Uang mempunyai arti
yaitu sebagai alat pembayaran yang sah dan berlaku secara umum.
2)
Sebagai penunjuk harga
Uang mempunyai arti
bahwa untuk menyatakan harga barang dapat dinyatakan dengan jumlah satuan uang.
3)
Sebagai standar pembayaran utng yang
ditangguhkan.
Uang dapat digunakan
sebagai standar pembayaran masa yang akan datang (angsuran). Dengan demikian,
kita bisa menghitung berapa jumlah utang kita uang masih ada.
4)
Sebagai alat penyimpanan kekayaan.
Dengan adanya uang,
kita dapat menabung dengan aman tanpa asa pengubahan yang sewaktu-waktu dapat
kita gunakan kembali. Jika harga barang atau nilai uang stabil, maka kita
dihitungkan bila kita menyimpan dalam bentuk uang.
3.
Permintaan
Uang
Pengertian permintaan uang dalam
pembahasan ini adalah kebutuhan masyarakat akan uang yang ditujukkan oleh
masyarakat atau seseorang untuk memegang uang.
Menurut J.M.Keynes, dalam teorinya
“Liqudity Preference” motif masyarakat memegang uang ada tiga, yaitu sebagai
berikut :
a.
Motif Transaksi (Transaction Motive)
Permintaan uang transaksi dipengaruhi
oleh tinggi rendahnya pendapatan nasional.
Kebutuhan uang untuk transaksi
dipengaruhi oleh tinggi rendahnya pendapatan seseorang. Jika pendapatan
seseorang naik, maka kebutuhan akan uang untuk transaksi ikut meningkat.
b.
Motif Berjaga-jaga (Precoutionary
Motive)
Motif ini dipengaruhi oleh tinggi
rendahnya tingkat pendapatan nasional. Hal ini berarti makin tinggi tingkat
pendapatan nasional, maka orang tersebut sadar akan masa depan yang belum
pasti. Dengan demikian, kebutuhan orang tersebut akan uang untuk berjaga-jaga
juga makin tinggi. Secara keseluruhan atau agregat, jika tingkat pendapatan
nasional makin tinggi, maka makin tinggi pula kebutuhan masyarakat akan uang
untuk berjaga-jaga.
Sumber
: Hayati SMA Ekonomi Smt.2-X 1.
Pengertian
Uang
No comments:
Post a Comment